Wednesday, April 29, 2015

Gagal faham soal media pemecah belah. Gagal faham soal penebar kebencian. Siapa yang ikut arus opini maisnstream itu dipastikan memiliki sifat tuna idealisme. Memang tak selamanya idealisme itu harus minoritas, tapi harusnya tak selama kegoblokan itu mengituki mayotitas.
Oleh karena itu dalam dakwah juga harus punya karakter khas yang dilahirkan dari pemikiran idelogis. pilihannya hanya dua : mau islam idologis atau sekuler idelogis.
 
Disinilah korelasinya umat Islam jangan mau di simpangkan pemikirannya dari pemahaman Islam yang benar. Karena Penyimpangan pemikiran kita sesungguhnya ada pada penyimpangan makna makna Islam (definisi) yang benar.

Harus juga diperhatikan, bahwa di balik istilah ada konotasi (musamma) , yang menggambarkan konsep (fikrah) dan metode (thariqah) tertentu. Masing-masing juga dibangun dengan akidah dan sistem yang berbeda. Karena itu penggunaan istilah yang mempunyai konotasi berbeda jelas merupakan bentuk penyesatan berpikir (tadhlil fikri). Misal, negara kesatuan republik, uni-emirate atau kerajaan Arab untuk menyebut Khilafah jelas merupakan bentuk penyesatan berpikir (tadhlil fikri)

0 comments:

Post a Comment

Kanal

Follow by Email

Blog Archive

Popular Posts